Tampilkan postingan dengan label aksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aksi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Maret 2014

Aksi Hakim Jalanan Mangsa Di Hancurkan Kepalanya Dan Di Bakar

Saya tidak tahu kejadian tragis ini berlaku di mana dan kerana apa orang-orang ini menyeksa, membunuh dan membakar orang ini. Berita seperti ini seringkali kita dengar walaupun kita saksikan sendiri, di mana sekumpulan orang menghakimi seseorang yang di anggap salah dengan menyeksa dan membunuh mangsanya. Bahkan kita juga sering dipaparkan sebuah kenyataan, hanya di dasarkan kebencian tanpa tahu apa kesalahan pihak lain, seseorang boleh sahaja melaksanakan orang lain.

Apapun alasan seseorang untuk menghakimi orang lain dengan cara menyeksa dan membunuh, adalah tindakan paling bodoh yang di lakukan oleh seseorang di dalam hidupnya. Jika ada niat seperti itu, fikirkanlah bahawa orang punya hak atas hidupnya, sebagaimana kita punya hak atas hidup kita sendiri, yang tentunya siapapun tidak akan kita izinkan untuk merampas jiwa kita bahkan jika orang mahu berkata jujur, Tuhanpun tidak akan dia izinkan untuk mencabut nyawanya.

Lihatlah aksi mereka pada foto-foto di bawah ini, sangat kejam orang-orang ini menghancurkan kepala korban dengan batu, selepas itu membakar korban seperti mereka membakar kayu di jalanan dengan tanpa perasaan berdosa. Sebuah tragedi kemanusiaan, yang sama sekali kita tidak mahu terjadi di persekitaran kita. Emosi sesaat akan sangat merugikan diri sendiri dan berbeza bagi orang lain.








ReadFull Article ..

Rabu, 25 Desember 2013

Aksi tak setimpal gaji!

Kuala Lumpur: “Bukan cemburu dengan jumlah gaji yang pemain sekarang terima tetapi mereka (pemain) sepatutnya mampu mempamer aksi setanding dengan jumlah berkenaan,” kata bekas pemain kebangsaan, Reduan Abdullah.

Beliau yang juga bekas jurulatih dan kini berkecimpung sebagai pengulas sukan itu mewakili Malaysia pada era 70-an dan ketika itu, imbuhan yang diterima di peringkat negeri tidak begitu besar apatah lagi kancah bola sepak negara masih belum memasuki profesional sepenuhnya.

“Dulu kami menerima gaji dalam kadar sederhana saja. Tidak seperti sekarang tetapi kami dulu bangga menyarung jersi kebangsaan dan itulah yang diimpikan oleh semua pemain. Kami dulu berusaha keras untuk meningkatkan tahap permainan masing-masing bagi membolehkan dipilih untuk mewakili negara.

“Sekarang, apa yang saya lihat, pemain kita seolah-olah selesa dan cepat berpuashati. Mungkin disebabkan gaji mereka besar dan tidak perlu bekerja keras. Kemasukan pemain import sepatutnya membantu dengan cara melahirkan persaingan sihat di kalangan pemain tetapi itu tidak berlaku.

Reduan Abdullah

“Itulah yang saya kesalkan kerana apabila menerima gaji lumayan, setiap pemain sepatutnya menunjukkan persembahan yang setanding dengan gaji dan bukannya bermain separuh hati saja,” katanya.
ReadFull Article ..

Minggu, 24 November 2013

Aksi Skater Cantik di Atas Ranjang

Seorang atlet speedskater asal Kanada bernama Kristina Groves menggelar sebuah aksi demonstrasi unik. Demi mengkampanyekan kepedulian terhadap lingkungan, peraih empat kali medali olimpiade ini duduk berdiam diri di atas ranjang di rumahnya Calgary, Alberta, Kanada. Kampanye ini terinspirasi dari aksi serupa yang dilakukan John Lennon dan Yoko Ono pada 1969. Ketika itu, pasangan selebritis dunia tersebut berdiam di atas ranjang untuk mengecam Perang Vietnam. (Foto: AP Photo/ The Canadian Press, Jeff McIntosh)


Kristina Groves, peraih empat kali medali Olimpiade speedskater, duduk di atas ranjangnya di Calgary, Alberta, Kanada,  Foto: AP Photo/ The Canadian Press, Jeff McIntosh



Kristina Groves, peraih empat kali medali Olimpiade speedskater, berbincang dengan Endale Bogdale (12) di atas ranjangnya di Calgary, Alberta, Kanada. Foto: AP Photo/ The Canadian Press, Jeff McIntosh



Kristina Groves, peraih empat kali medali Olimpiade speedskater, duduk di atas ranjangnya di Calgary, Alberta, Kanada, . Foto: AP Photo/ The Canadian Press, Jeff McIntosh



Kristina Groves, peraih empat kali medali Olimpiade speedskater, berbincang dengan Endale Bogdale (12) di atas ranjangnya di Calgary, Alberta, Kanada. Foto: AP Photo/ The Canadian Press, Jeff McIntosh
ReadFull Article ..